Berkunjung ke Pabrik Gula Bunga Mayang

Dalam rangka memenuhi undangan dari Surat Kabar Lampung Post yang mengadakan Program Reporter Cilik, ada 3 teman kita yang diutus untuk mengikuti program tersebut. Berikut ini wawancara mereka yang kemudian masuk Koran Lampung Post pada hari Minggu, tanggal 24 Februari 2010 pada halaman 14.

Seru sekali bukan pengalaman mereka, mari kita simak….

Perkenalkan teman-teman, kami tiga reporter cilik dari SD Fransiskus 1 Tanjungkarang Bandar Lampung, nama kami : Yosefhine Indah Aprilyani, Mega Silvia dan Theresia Roselinda Permata Dewi.

Pada Selasa, 19 Januari 2010 kami bertiga mengunjungi Pabrik Gula Bunga Mayang di Lampung Utara. Pabriknya besar sekali, kami merasa senang melakukan wawancara di pabrik itu. Kami diterima dengan baik oleh Bpk. Ir. Ahmad Nasulian Arifin, M.M. Beliau selaku Manager di Perusahaan tersebut. Berikut beberapa pertanyaan yang kami ajukan kepada beliau.

– Sejak kapan Pabrik ini didirikan, Pak? Sejak tahun 1982.

– Berapa jumlah pegawai yang bekerja di Pabrik ini?
Kalau untuk menanam, mengolah & merawat ada 1500 karyawan (karyawan tetap). Dan untuk memanen tebu ada 6000 orang (karyawan tetap).

– Lalu pak, dari mana sumber bahan baku didapatkan?
  Ya, kami punya kebun sendiri disini dik.

– Bagaimana cara menanam tebu yang baik pak?
Cara menanam tebunya pertama-tama tanahnya diolah dulu supaya subur kemudian kita membuat lubang berbentuk V sedalam 30 cm. Sesudah itu tanamlah bibit tebunya dan jangan lupa siram dan beri pupuk.

– Bagaimana proses pengolahan tebu menjadi gula pak?
Pertama tebu ditebang, lalu diikat setelah itu diangkut lalu diperas dengan cara digiling lalu dikristalkan. Saat proses tersebut akan keluar tetesan gula. Tetesan gula tersebut bisa dibuat micin. Dan ampasnya bisa juga dijadikan bahan bakar mesin pabrik.

– Apakah pernah terjadi kecelakaan di pabrik ini, Pak?
Pernah. Tetapi kami juga pernah mendapat penghargaan pada tahun 2008. Yang disebut zero acidden

– Bagaimana sistim kerjasama antara pabrik dan petani?
Dia menanam tebunya di sekitar lokasi pabrik ini. Untuk modalnya mereka bisa pinjam di bank dengan izin pabrik ini juga. Setelah menggiling di pabrik ini 34% untuk upah kami, dan 66% untuk si petani.

– Berapa banyak hasil produksi setiap harinya, Pak?
Kami menggiling 6000 ton tebu. Yang menjadi gula hanya 80-90% saja. Nah kalau setiap harinya 500 ton.

– Apa keistimewaan gula hasil produksi di pabrik ini?
   Ya, sama seperti pabrik gula yang lain. Gulanya lebih bersih dan berkualitas baik.

– Lalu bagaimana cara untuk meningkatkan hasil produksi?
   Ya, kami menggunakan alat di lab untuk di teliti teknologinya.

-Pak saya sering melihat di pasar ada gula yang putih dan merah pak. Katanya yang kemerahan itu lebih manis. Tapi apakah itu baik untuk tubuh kita?
Memang gula itu lebih manis, tapi proses pengolahannya belum sempurna. juga terbuat dari gula bit.

-Kemudian mengapa lokasi ini yang Bapak pilih menjadi tempat untuk pabrik ini?
  Karena lokasinya dekat sungai dan tanahnya datar.

– Pak tadi saya melihat traktor mini nah tugasnya untuk apa?
  Untuk mengolah tanah .

– Kemudian mesin dan alat pabrik ini bapak beli darimana?
  Ada yang dari Australia, Jepang, Jerman dan Inggris.

-Apa saja macam dan fungsi Lab yang ada di sini?
  Lab Tanah untuk menganalisa kandungan hara di dalam tanah.
  Lab Pabrik untuk quality control saat pabrik giling.
  Lab Hama tempat untuk menampung telur lalat yang akan menjadi predator.

-Perusahaan ini milik pemerintah atau swasta?
  Perusahaan ini milik swasta .

-Berapa lama tebu bisa dipanen?
 Tebu baru bisa dipanen setelah dua belas  bulan.

-Pupuk apa yang digunakan?
  Pupuk yang digunakan kompos dari ampas tebu dan KKA.

-Apa bahan bakar pabrik ini?
  Bahan bakar pabrik ini adalah ampas tebu.

-Media apa yang digunakan saat menanam tebu?
  Media yang digunakan adalah agar–agar.

2 Responses

  1. […] 2010, Reporter Cilik berkunjung ke Pabrik Gula Bunga Mayang, dapat disimak pada liputan sebelumnya Berkunjung ke Pabrik Gula Bunga Mayang. Pada tahun ini kerjasama yang baik tersebut dilanjutkan dengan adanya undangan untuk 4 reporter […]

  2. Tahun 1983 saya pernah ikut dlm pembangunan Bengkel mekanisasi, gudang pupuk dan perumahan karyawan, Waktu itu lokasi masih sepi sekali,,,sdh puluhan thn berlalu,,,dan bnyak knangan indah waktu itu…Smg Bungamayang sukses selalu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: